Adhe's Page

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatu Blog ini berisi tulisan- tulisan saya. Bahagia sekali rasanya bila anda berkenan untuk membaca dan memberikan komentar, kritik atau masukan bagi saya. Terima kasih !

Name:
Location: Surabaya, East Java, Indonesia

Tuesday, December 27, 2005

Cita - Cita Syahid

“Dan barang siapa yang mentaati Allah dan Rasul-Nya mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu Nabi, para shadiqin, orang-orang mati syahid dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman-teman yang sebaik-baiknya.” (QS. An Nissa[4] : 69)

Dalam sebuah hadits, Maqdam bin Ma’dikarib berkata, Rasulullah saw bersabda, “Tujuh keutamaan yang bakal diperoleh seseorang yang syahid di sisi Allah SWT :
1. Ia akan diampuni pada tetesan darah yang pertama mengucur;
2. Ia akan melihat tempat kediamannya di Jannah;
3. Akan dikenakan padanya pakaian Iman;
4. Ia akan dikaruniakan dengan tujuh puluh dua bidadari Jannah.
5. Ia akan diselamatkan dari azab kubur;
6. Akan dianugerahkan pada kepalanya mahkota waqar, yaitu permata yaqut yang lebih baik daripada dunia dan seisinya;
7. Akan diizinkan memberi syafa’at kepada tujuh puluh orang anggota keluarganya.
(Hadits Riwayat Ahmad, Turmidzi, Ibnu Majah dan Al-Ajurri dalam Ssy-Syari’ah).

Untuk mencapai derajat itu dibutuhkan tiga syarat, yaitu Iman, Islam dan berjihad fi sabilillah (QS. 3:109, 9:111, 4:76).

Abu Hurairah meriwayatkan dari Rasulullah saw bahwa beliau bersabda, “Barangsiapa yang tidak pernah berperang dan tidak pernah meniatkan dirinya untuk berperang, niscaya ia akan mati diatas salah satu cabang kemunafikan” (HR. Muslim, Abu Dawud dan An-Nasai).

Adapun tujuannya selain memperoleh syurga, adalah untuk menjadikan dienullah yang paling tinggi. Abu Musa dari Rasulullah saw. Bahwa beliau bersabda : “Barangsiapa yang berperang semata-mata untuk menjadikan Dienullah yang paling tinggi, maka itulah (yang terhitung) fisabilillah (Mutafaqun ‘Alaih).

Sebaliknya jika untuk tujuan lain, dari Abu Hurairah mencritakan bahwa Rasulullah saw, bersabda, “Barangsiapa yang berperang dibawah panji-panji jahiliyah, terbakar amarahnya karena fanarisme golongan, atau menolong atas dasar fanatisme golongan, lalu dia mati, maka kematiannya adalah kematian secara jahiliyah” (HR. Muslim, Ahmad dan An-Nasai).

3 Comments:

Anonymous ningrum said...

Qod Madhii min Syahid...

9:45 AM  
Anonymous ikhwah said...

"Bahkan dalam letihnyapun para mujahid tetap tersenyum...karena apa yang mereka tunaikan menjadi jaminan bermanfaatnya usia dan bermaknanya kehidupan....is kariman aumut syahidan..."

11:45 AM  
Blogger Kholid-Fathoni said...

"Ya akhi, sungguh betapa dunia ini melenakan kita.Ya akhi, marilah kita saling mendoakan agar diwafatkan Allah dalam keadaan syahid dan khusnul Khotimah,Amien."

11:52 AM  

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home